Home

Back

Home

Back

Home

Back

Home

Back

Home

Back

Monday, 19 February 2018

Berliburan Jalan-jalan ke Bali

Pasti ada orang yang sering banget ke Bali. Tapi nggak menutup kemungkinan ada orang yang belum pernah sama sekali ke Bali dan pingin ke Bali. Kalau buat saya, Bali itu tempat yang bikin kangen pingin dateng lagi ke sana berulang-ulang. Suasana liburan langsung terasa sejak dari bandara di Jakarta, apalagi setelah menginjak Bandara Ngurah Rai …liburan…liburan…liburan …itu aja yang ada di kepala kita. Apalagi ketemu turis-turis mancanegara yang berseliweran sana-sini.Sebenarnya sih kalau dihitung-hitung saya nggak sering juga ke Bali. Paling beberapa kali karena tugas kantor. Nyelinap jalan-jalan setelah tugas kantor selesai. Dan duluuu banget pernah tahun baruan di Bali sama anak-anak dan itu sangat berkesan buat kami sekeluarga.
f5153856
Tahun ini sebenarnya tidak bermaksud sekeluarga pergi lagi ke Bali, tapi yang namanya jodoh nggak bisa diatur-atur, kan. Tadinya saya berencana ke Bali cuma dengan teman-teman IDFB (Indonesian Food Blogger) untuk menghadiri Ubud Food Festival (UFF) . Kami sudah membicarakan hal ini berbulan-bulan sebelum acara UFF berlangsung. Dan tiba saatnya saya minta ijin ke suami, ternyata dia bilang , sekalian aja kita sekeluarga ke sana.  Jadi yang tadinya saya mau bawa badan sendiri, ini saya harus merencanakan segala sesuatunya untuk sekeluarga.
Kalau anak-anak masih kecil tentunya enak mengatur waktu, nah ini ada yang SMA ada yang SD yang jadualnya belum tentu bisa sesuai dengan jadual keberangkatan saya. Memang sih hari libur nasional, tapi biasanya anak-anak punya janji ini itu sama teman-temannya. Kalau sudah begitu saya punya senjata pamungkas, nggak bisa ikutin jadual ya nggak ikutan ke Bali !! … Hayoo siapa yang mau sendirian di Jakarta sementara yang lain senang-senang di Bali ??
Untuk pemesanan tiket pesawat jaman sekarang mah sudah gampang banget. Kalau dulu saya buka web masing-masing airlines dan saling membandingkan harga sebelum membeli, sekarang sepertinya rada males karena banyak apps yang membantu kita mencari tiket pesawat dan tiket hotel. Saya instal Tiket.com dan Traveloka di hp saya jadi mudah saja saling dibandingkan mana yang paling menguntungkan. Eh biasanya juga setelah dapat harga tiket di apps tsb. saya cek lagi di web/apps airlines siapa tau masih dapat best price dari airlines-nya langsung. Waktu ke Bali kemarin sih saya pakai Traveloka memanfaatkan diskon pesawat dan diskon hotel. Biasanya pada hari tertentu dia memberikan diskon khusus.
Karena Fachry belum jelas mau ikutan atau tidak, saya pesan tiket buat saya dan Afif saja. Saya langsung pesan tiket pergi-pulang. Sayangnya setelah saya pesan tiket, saya baru dapat jadual dari sekolah Afif kalau Afif libur 1 minggu lagi karena kelas 6 ada ujian dan kelasnya dipakai. Tau begitu saya pesan tiket pulang di hari senin, karena biasanya senin itu tiket jauh lebih murah dari sabtu atau minggu. Dan sialnya, ketika saya mau reskejul tiket kepulangan ternyata saya juga harus reskejul tiket berangkat. Ini peraturan lucu banget, deh. Waktu saya komplain ke Traveloka, katanya ini peraturan dari airlines. Pelajaran banget buat saya jadi lain kali mending gak usah pesan tiket pergi-pulang. Pesan tiketnya  satu-satu saja karena syarat ketentuan lucu seperti itu nggak dikasih tau di awal pemesanan. Minimal ada pop-up peraturan di apps nya untuk kasih tau kalau pesan tiket pergi-pulang resikonya seperti apa.
Saya juga pakai Traveloka untuk pemesanan hotel. Tentu saja saya juga pakai hotel promo yang ada di Traveloka dan kebetulan hotel yang review-nya bagus termasuk di dalam list hotel yang promo. Saya pesan Best Western Kuta Villa di daerah Nyang Nyang Sari. Kelihatannya hotelnya menarik dengan luas kamar sampai dengan 35 meter persegi. Luas banget, yaa …
Selain menggunakan Traveloka untuk pemesanan tiket pesawat dan hotel, saya juga cari-cari travel agen di Bali. Saya males aja kalau sudah sampai di sana baru compare-compare mau pakai travel yang mana. Lebih enak cari info dari pengalaman di blog orang lain untuk memutuskan mau pakai travel yang mana. Pilihan saya jatuh ke Joglo Bali Tour itu juga karena review bagus dari beberapa yang sudah pernah pakai jasanya. Di Joglo Bali Tour banyak paket-paket wisata dengan harga yang reasonable. Saya juga dilayani dengan baik dengan komunikasi menggunakan WA. Mbak Joglo Bali Tour menjelaskan apa saja paket yang bisa diambil dan memberi saran-saran.
Fachry akhirnya mengatur jadual karena dia memang pingin ke Bali.  Setelah lima tahun berlalu, kami ke Bali lagi sekeluarga… asiknyaa …
f5587520
Kami sampai di Bandara Ngurah Rai malam hari. Bandaranya sekarang sudah baru, bagus, modern tapi dengan tidak melupakan muatan lokal Bali. Senang deh dengan suasana di Bandara. Malah kami iseng jalan-jalan ke terminal Luar Negeri segala. Aih keren. Tapi kayaknya kalau ke luar negeri enakan lewat Soekarno Hatta karena antriannya gak sepanjang di Ngurah Rai. Hehehe …itu hasil ngintip ke terminal keberangkatan luar negeri tapi nggak ngerasain sendiri antri di sana.

Dari bandara kami langsung menuju Hotel Best Western Kuta Villa. Dan Kuta adalah Kuta di mana kehidupan malam dimulai ketika kita-kita yang renta ini sudah musti istirahat tidur malam. Jam 11 di Kuta masih macet jreng ! Apalagi setelah Jalan Raya Kartika, supir taksi mengarahkan mobilnya ke Legian. Saya pikir dia mau cari jalan potong karena memang macet, tapi ternyata dia salah sasaran. Harusnya tujuannya ke Best Western Kuta Villa tapi dia ke Best Western Kuta Beach. Salah deh, kita karena biar judulnya ada ‘Best Western’ tapi musti dilihat judul selanjutnya karena ada beberapa Best Western di Kuta dan di lain tempat di Bali.
Sumber:https://ibutravel.wordpress.com/2017/07/04/review-nyaris-lengkap-jalan-jalan-ke-bali/

Friday, 27 January 2017

Padang Beach,

Padang Beach, Enjoying the Beauty of Beach between the High Cliffs

padang padang beach bali
Indonesia, a vast maritime country with 70% ocean area is full of sea potentials. Ocean richness such as various kinds of fish and coral reefs, from the common until the rarest one, all live in Indonesian vast ocean. Besides having potential as underwater habitat, Indonesian sea also showing a great potential as a recreation place which has attracted so many tourists.

As one of the island in Indonesia, Bali especially South Bali area is a paradise of sea. Bali has various waves from the smallest until the biggest so it becomes favorite for the surfers. Most of beaches in Bali have been known as “must-visit” tourism objects during tourists’ stay in this island. One of famous beaches which are very identical with Bali is Kuta Beach. This beach is indeed one of the bests which are never lack of visitors. In this beach we can see a flock of people sunbathing and surfing on the challenging waves. However, Bali is not only Kuta because there are still a lot of other beautiful famous beaches such as Dreamland Beach, Sanur Beach, Pandawa Beach, and many more. Besides getting its fame by the natural beauty, beaches in Bali are also very clean keeping the visitors comfortable.


Well, for you who have visited Bali, have you heard about Padang-Padang Beach? Maybe only small numbers of people know its existence or ever visit this hidden beauty. This beach’s name is indeed not as famous as other beaches in South Bali. This white sand beach is located in Labuhan Sait Street, Pecatu Village, South Kuta District of Badung Regency. In a glance, there is no big different between this beach and other similar beaches. However, the remarkable thing from this beach is its location. To enjoy its beauty, we must cross and climb high cliffs surrounding the beach. These cliffs are formed from the pounding waves of Padang-Padang Beach, creating small and big caves. The tiny gap formed by this natural phenomenon is the only way for crossing. In fact, it can only be crossed by one person, so when you meet someone along this way one of you must step aside. However, this is such a kind of uniqueness that this beach possessed compared to the other beaches. Walking down the stairs and crossing the gap between the rocks or caves are like an adventure that you must face before arriving into the paradise island. Although it is a bit hard to be reached, when you finally arrived in Padang-Padang Beach all your effort will be paid off.
landscape padang padang beach bali
walking down padang padang beach bali
Actually, this beach had gained its famous since 1996 when a band “Michael Learns To Rock” used this beach as shooting location for their song video clip “Someday”. This beach’s name were then even boosted by the Hollywood film “Eat, Pray, & Love” starred by Julia Roberts took some of the scenes in Padang-Padang Beach.

Padang-Padang Beach is located around 32 km from Denpasar City and if you land on Bali through Ngurah Rai International Airport, it will only need 45 minutes. This beach has clear turquoise water and far distance from all the noises of a city, so it is a perfect place for relaxing, sunbathing, and surfing. Padang-Padang Beach is also well known for having great coral reef, so besides those activities mentioned earlier you can also do snorkeling to see directly its underwater beauty. Because of its beauty and uniqueness, this beach is in the category of top 20 beaches of South East Asia.

Padang-Padang Beach is also one of the best surfing areas in Bali because of its rocky seabed which can create barrel waves; a great wave for surfing. Almost every year, international surfing events are held in here. One of the examples is Rip Curl Cup Invitational which is held in Padang-Padang Beach every July and August. As one of the best beaches in Asia, Padang-Padang Beach is also supported by complete facilities such as wide parking area for its visitors. There are also a lot of café and shops selling food and beverages and some souvenirs. So, if you want to taste the adventure and unique beauty in this beach, do not hesitate to visit Padang-Padang Beach. Its charm, cleanliness, and tranquility can make you feel at a hidden paradise.

Wednesday, 25 January 2017

Bar di Fullerton dan Marina Bay singapore

Bar di Fullerton dan Marina Bay

Sedang melihat lihat berbagai bar di Singapura? Gunakan panduan ini dan mulailah dengan bar berkelas di sekitar Fullerton, Collyer Quay, dan kawasan Marina Bay.
Anda tidak akan pernah kekurangan bar untuk dijelajahi di Singapura, dan hal yang sama dapat dikatakan untuk bar di kawasan Marina Bay dan Fullerton (termasuk Collyer Quay).
Bar teras atap, bar pencakar langit, spot minum nan berkelas – kawasan ini melimpah dengan tempat yang buka setelah malam hari yang menyuguhkan koktail pekat serta kudapan bar nan lezat. Yang perlu Anda ketahui adalah lokasi tujuan dan apa yang dijanjikannya untuk Anda, jadi gunakanlah ini sebagai panduan tempat mereguk minuman di kota.
 Semua tempat ini terletak di dekat Raffles Place dan stasiun MRT Bayfront
Fullerton & Collyer Quay
Foto oleh Darren Soh
Dinobatkan sebagai monumen nasional Singapura yang ke-71, Fullerton Hotel nan ikonis ini merupakan hunian bagi dua bar penuh gaya – 1Post Bar nan elegan serta bar santai 2Lighthouse Restaurant & Rooftop Bar. Bar pertama, berada di lokasi mewah yang pas untuk menggelar pertemuan bisnis, meracik Fullerton Slings luar biasa (koleksi koktail yang diilhami dari kawasan setempat) yang paling cocok dinikmati di bar terbuka dengan suasana rimbun. Sementara itu, bar kedua menawarkan merek wine dari seluruh dunia, canape (makanan berukuran satu gigitan) lezat, serta pemandangan memukau dari kawasan teluk.
Apabila Anda menyusuri One Fullerton Road, terdapat 3 OverEasy. Gerai bersantap serba-Amerika ini tidak hanya tenar dengan burger super empuknya, namun juga racikan kuatnya seperti Mama's Special Lemonade nan menyegarkan (terbuat dari vodka, brendi aprikot, dan limun rumahan) serta susu kocok bourbon daging asap – perpaduan wiski rasa daging asap, mapel kelas A, triple sec, dan es krim vanila.
Beralih ke kawasan Collyer Quay, lebih banyak lokasi minum teras atap yang menanti Anda. Singgahlah di bar Jepang 4 Kinki untuk segelas sake (anggur beras Jepang) serta sushi dengan pemandangan menawan, atau ajaklah pasangan Anda ke 5 Lantern di The Fullerton Bay Hotel demi malam nan romantis, lengkap dengan Veuve Clicquot Champagne dan roti lapis mungil dengan isian daging sapi wagyu.
Mengeluyurlah sejenak di luar kawasan ini dan Anda akan sampai di Raffles Place yang memiliki sejumlah bar trendi yang patut disambangi, termasuk 6 1-Altitude Gallery (loka ini berada di lantai 63, jadi bayangkan saja panorama yang menyambut Anda di sana), serta 7 Orgo – bar koktail teras atap dengan kursi sofa menawan di area terbuka untuk R&R yang sebenarnya.
Marina Bay
Di seberang Marina Bay Sands nan legendaris, terdapat 8 CÉ LA VI yang menjulang 200 meter dari atas permukaan tanah. Bangunan teras atap nan menjanjikan ini menjulang menghadap kawasan teluk, memberikan panorama cakrawala kota yang tiada duanya serta set DJ pada malam hari dengan irama riuh dan semarak bagi para pengunjung. Jika Anda lebih menyukai irama yang sedikit lebih pelan, kunjungi bar dan restoran Jepang-Italia, 9 CaffeB, demi meneguk racikan minuman ala Jepang seperti yuzu Mojito serta pilihan lainnya seperti Sangria merah dan Bellini klasik.
Terletak di seberang Marina Bay Sands adalah 10 LeVeL33. Dinobatkan sebagai 'tempat pembuatan bir urban tertinggi di dunia', lounge bir mutakhir ini menyajikan koleksi bir lager, ale, stour, porter, dan bir gandum yang baru dibuat di sini. Pilihlah kursi di luar untuk meresapi pemandangan kota sembari menyesap minuman Anda. 

Gardens by the Bay singapore

Gardens by the Bay

Taman kota yang luas ini menawarkan pemandangan pantai memukau pada ketiga kebun rayanya, yang mencakup lebih dari 101 hektar lahan reklamasi.

Gardens by the Bay menjanjikan waktu yang menyenangkan untuk semua keluarga.

Keajaiban taman kota terbentang di lahan seluas 101 hektar di tanah reklamasi di Gardens by the Bay.
Bersiap untuk terpukau dengan pemandangan air terjun yang luar biasa di destinasi holtikultura pemenang penghargaan, Gardens by the Bay.
Terletak di sebelah Marina Reservoir, Gardens by the Bay menawarkan pemandangan pantai yang luar biasa. Destinasi holtikultura pemenang penghargaan ini, mencakup 101 hektar lahan reklamasi, dan terdiri dari dua area utama - Bay South Garden dan Bay East Garden.
Mengagumi berbagai macam tumbuhan dari seluruh dunia di Gardens by the Bay.Pohon-pohon berukuran sangat besar
Di Cloud Forest, gunung setinggi 35 meter, diselimuti kabut dan tertutup vegetasi yang subur di tengah-tengah air terjun dalam ruangan tertinggi di dunia.
Bay South Garden adalah kebun raya terbesar di antara semuanya. Terinspirasi oleh anggrek, desainnya mirip dengan bunga kebanggaan nasional, Vanda 'Miss Joaquim'. Jangan lewatkan Supertrees yang sangat besar di sini. Kebun raya vertikal berbentuk pohon ini tingginya sekitar sembilan sampai 16 lantai. Berjalan di jembatan gantung di antara dua Supertrees untuk menikmati pemandangan kebun raya ini. Pada malam hari, saksikanlah pertunjukan koreografi cahaya dan suara di Garden Rhapsody di antara Supertrees.
Kunjungi Bay East Garden untuk suasana piknik yang sempurna dengan rumput yang subur dan pohon palem tropis. Bila Anda berjalan-jalan tepi laut, Anda akan melihat pemandangan indah dari langit negeri ini.
Hutan di awan.
Salah satu yang unik di Gardens by the Bay adalah Cloud Forest. Dengan taman-taman di dalamnya, gunung setinggi 35 meter diselimuti kabut dan tanaman yang rimbun mengelilingi air terjun dalam ruangan tertinggi di dunia. Di sini, Anda akan menemukan kehidupan tanaman dari dataran tinggi tropis 2.000 meter di atas permukaan laut.
Kecantikan alami kebun raya yang diwujudkan di dalam ruangan. Bersantap di berbagai pilihan tempat di seberang kebun raya, dari cafe yang kasual sampai restoran kelas atas, semua dengan interior yang dirancang untuk merefleksikan Gardens by the Bay yang indah.

Marina Bay singapore


Marina Bay




Kehidupan Mewah yang Modern
Marina Bay Singapore mewakili semua hal modern dan penuh gaya, mulai dari destinasi kuliner yang trendi sampai tempat-tempat rekreasi yang menarik.
Kunjungan ke Marina Bay Singapore dijamin akan membuat Anda terkagum-kagum. Dengan pekerjaan reklamasi yang dimulai hanya pada tahun 1970-an, transformasi area ini tidak lain dan tidak bukan adalah suatu keajaiban.




Mahakarya Arsitektur
Bersiaplah untuk terpukau dengan arsitektur Marina Bay Singapore yang menyuguhkan pemandangan langit yang luar biasa, atau ceritakan kepada orang lain bahwa Anda telah melihat pemandangan terbaik di dunia dari Sands SkyPark di Marina Bay Sands, didesain oleh arsitek terkenal, Moshe Safdie.
Ingin sesuatu yang alami? Datanglah ke area seluas 101 hektar Gardens by the Bay. Nikmati pemandangan spektakular dari kebun raya yang berisi pepohonan yang rimbun, Supertree Grove. Rehat sejenak dari hawa panas ke konservatorium berpendingin atau biarkan anak-anak Anda menikmati Children's Garden.
Bingung dengan pemandangan laut dari kejauhan? Itu adalah Marina Bay Cruise Centre Singapore yang didesain untuk menerima generasi terbaru dari kapal pesiar yang berukuran besar.
Kehidupan Kota Baru
Siapkan diri Anda saat melihat orang memakai jas dan membawa tas koper bersatu padu dengan para pelari dan bersepeda melewati cafe yang berada di luar ruangan. Anda akan menemukan orang-orang yang datang kemari untuk bekerja yang menganggap Marina Bay Singapore sebagai rumah sendiri.
Jika Anda merasa takut dengan ketinggian, berjalan-jalanlah di tepi laut yang indah dihiasi oleh patung-patung artistik yang membawa Anda tepat ke tepi Marina Reservoir, di mana Anda mungkin akan menemukan orang-orang yang menerbangkan layang-layang, lomba perahu naga, bahkan pertunjukan musik.

Thursday, 19 January 2017

Cara pesan tiket kereta api

Cara pesan tiket kereta api

1. Cari Kereta Api

Pada saat mulai pencarian Anda di halaman utama
Kereta Api contohnya di situs pegipegi.com dan masukkan data yang diperlukan untuk perjalanan Anda

2. Pilih Perjalanan Kereta Api

Di halaman pencarian, Anda dapat memilih perjalanan kereta api yang diinginkan. Klik tombol “PESAN” untuk memesan tiket tersebut.

3. Isi Data Pemesanan

Setelah memilih perjalanan kereta api, Anda harus mengisi data pemesan yang dapat dihubungi serta data penumpang yang akan berangkat.

4. Lakukan Pembayaran

Pilih dan klik metode pembayaran yang sesuai dengan kebutuhan Anda (Kartu Kredit / Bank Transfer)

 

5 E-Ticket Dikirimkan

Jika pembayaran sukses kami terima, e-ticket akan terkirim secara otomatis ke alamat email Anda maksimal 60 menit sejak pembayaran dilakukan. Perlu dicatat, e-ticket ini bukanlah tiket kereta api. Anda harus menukarkan e-ticket dengan tiket kereta yang asli di stasiun keberangkatan.

 




Cara pesan hotel


Cara pesan hotel
1.  Cari Hotel
Mulai pencarian Anda di halaman utama hotel pegipegi.com dengan memasukkan kota/daerah/nama hotel dan data menginap (check-in & lama menginap).

2.  Pilih Hotel

Di halaman hasil pencarian, Anda dapat langsung memilih hotel yang Anda inginkan.
3.  Pesan Hotel
Setelah menemukan hotel yang sesuai, Anda dapat memilih kamar hotel dan jumlahnya.

4.  Isi Data dan Lakukan Pembayaran

Isi data pemesan dengan data tamu yang akan menginap. Setelahnya, review kembali data Anda di halaman review. Setelah memastikan data sudah benar, lanjutkan ke halaman pembayaran.

5.  Voucher Hotel/E-ticket Dikirimkan

Setelah pembayaran sukses diterima, Anda akan menerima email berisi ringkasan voucher hotel berupa e-ticket secara instan, maksimum dalam 60 menit.